PROMOSI KESEHATAN KEPADA PENJUAL BAKSO TENTANG BAHAN TAMBAHAN YANG DILARANG PENGGUNAANNYA DI DALAM PANGAN

Nama Lengkap Penulis : Drs.Ponidi Aswa,M.Kes

Authors

  • Ponidi aswa STIKes Putra Abadi Langkat

Keywords:

bahan pangan terlarang (formalin, boraks), pengetahuan, sikap, praktek

Abstract

Backgroud: Sampai saat ini masih terjadi beberapa penyalahgunaan bahan pangan seperti formalin dan boraks baik disengaja maupun tidak karena kesadaran dan tanggung jawab penjual bakso mengenai kualitas pangan dan ketahanan pangan akan berdampak besar pada masalah kesehatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan praktek penjual bakso tentang bahan pangan yang dilarang sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan. Promosi kesehatan yang dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan, modul yang disertai dengan demonstrasi dan ceramah yang disertai dengan booklet dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktek penjual bakso. Metode: Jenis penelitian quasi eksperimental dengan rancangan non ekuivalen control group pre test-post test yaitu dengan mengelompokkan anggota sampel menjadi dua kelompok perlakuan yang berbeda. Alasan pemilihan jenis penelitian ini karena tidak mungkin mengontrol semua faktor yang mempengaruhinya.Hasil: Ada pengaruh pelatihan dengan modul yang disertai dengan peragaan dan ceramah menggunakan booklet terhadap pengetahuan, sikap, praktik penjual bakso tentang bahan makanan yang dilarang. Terdapat pengaruh yang berbeda antara pelatihan dengan modul yang disertai dengan peragaan dan ceramah yang menggunakan booklet terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik penjual bakso tentang bahan makanan yang dilarang. Kesimpulan: Metode pelatihan yang menggunakan modul disertai demonstrasi lebih baik daripada metode ceramah yang menggunakan booklet dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik penjual bakso tentang bahan makanan yang dilarang

Downloads

Published

07-04-2021